Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto

Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto
Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto dan Dirut LIPI Prof Dr Umar anggoro Jenni

Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia

Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia
Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), 1982

Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), ILUNI (Alumni FISIP-UI dan FE-UI), 1982

Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque) dan Inovasi Karya

Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque) dan Inovasi Karya

Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro J, Ikang Fawzi

Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro J, Ikang Fawzi
Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia
Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof.Dr. Lukman Hakim

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof.Dr. Lukman Hakim
Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim (Alumni FE UI) & drh. Yuli Hakim (Alumni IPB)
Tampilkan postingan dengan label Kebun Raya Bogor 1817. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebun Raya Bogor 1817. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2011

Ikang Fawzi: Tulisan Kebun Raya Eka Karya-Bali untuk Indonesia


Alhamdulillah senang rasanya sebelum memulai bulan Ramdahan tahun ini Ikang Fawzi suamiku berseri-seri pulang kerumah dengan membawa ’segudang’ cerita tentang Kebun Raya di Bali yang harus terus didukung serta diperjuangkan sekaligus juga beberapa pekerjaan projek dari Dep PU tempatnya selama ini bermitra. Terimakasih Ya Allah… atas rezeki halal yang telah Engkau limpahkan kepada kami semua pada Ramadhan suci tahun ini…

Ikang Fawzi (45) laris di acar a peringatan 50 tahun Kebun Raya Eka Karya Bali, di Bedugul, Tabanan, Rabu (15/7) malam. Laris bukan karena ia menjual suatu barang, tetapi banyak bapak dan ibu dari berbagai daerah yang datang sebagai undangan kebun raya itu memintanya berfoto bersama.

Mereka mengaku sebagai penggemar Ikang Fawzi sejak lama. ”Wah, silakan Pak. Mau bagaimana gayanya, Pak?” kelakar penyanyi rock ini. Namun, kehadirannya di sini bukan sebagai duta kebun raya. Ia diminta teman-temannya yang bekerja di Departemen Pekerjaan Umum untuk mengisi acara hiburan di Kebun Raya Eka Karya Bali.

Apa komentarnya? ”Saya kagum dengan kebun raya ini. Terbayang sehatnya badan dan rohani jika sering menghirup kesegaran alam yang asri, apalagi bareng keluarga,” katanya. ”Otomatis bermusik pun jadi lancar dan menyenangkan. Kebun raya ini membawa aura segar, musik jadi indah dengan sendirinya,” ujar Ikang.

Ia berharap bisa mengunjungi ke-20 kebun raya di Indonesia. Selama ini Ikang baru sempat mengunjungi kebun raya di Bogor, Cibodas, dan Bali. ”Meski baru taraf mengagumi keanekaragaman alam di kebun raya, saya sungguh mendukung pelestarian alam,” tuturnya. (AYS)


(1)Sumber: http://koran.kompas.com/read/xml/200...Raya.dan.Musik
(2)Sumber: http://forum.detik.com/marissa-haque-kebun-raya-di-bali-dan-ikang-fawzi-t124707.html?p=9128190

Rocker Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya


Rocker Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya

Oleh:inilah.com/dokumen

Selasa, 26 Januari 2010 | 02:20 WIB

INILAH.COM, Bogor - Penyanyi rock Indonesia era 1990-an Ikang Fauzi dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor, Senin (25/1).

"Saya orang yang sangat mencintai keluarga dan ingin masa depan anak dan cucu saya nanti hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula," ujar Ikang di Bogor, Senin (25/1).

Anugerah ini diberikan karena suami artis Marissa Haque ini menjadi sahabat Kebun Raya dan memiliki prinsip hidup yang sangat mencintai lingkungan.

Penyanyi yang menekuni bisnis properti itu menyatakan, sejak dini sudah mengajari anak-anaknya untuk menjaga keseimbangan alam dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan.


Peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam terlihat dari pola hidupnya di mana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada anak-anaknya.

"Kita berharap dengan dijadikannya Mas Ikang Fauzi sebagai duta Kebun Raya dapat mensosialisasikan dan mengembangkan Kebun Raya ke tengah masyarakat. Peran beliau sangat penting untuk keberadaan Kebun Raya agar tetap dikenal masyarakat luas," ujar Ketua LIPI Umar Anggara.

Sementara Ikang menyatakan tugasnya sebagai duta adalah mengajar masyarakat menjaga kelestarian alam, memperkenalkan kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat.

"Dengan alam yang seimbang kehidupan manusia akan berjalan selama puluhan tahun. Kita akan merencanakan program-program pengenalan bagaimana Kebun Raya dapat dikenal masyarkat luas," terangnya. [*/bar]

Sumber: http://www.inilah.com/read/detail/304972/rocker-ikang-fauzi-jadi-duta-kebun-raya

Senin, 04 April 2011

Manusia Penjaga Lingkungan Hidup & Sumber Daya Alam: dalam Ikang Fawzi & Marissa Haque


Manusia, Khalifah Penjaga Kelestarian Alam

Posted on 25 Agustus 2009 by alamendah

Dalam Islam, manusia mempunyai peranan penting dalam menjaga kelestarian alam (lingkungan hidup). Islam merupakan agama yang memandang lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keimanan seseorang terhadap Tuhannya, manifestasi dari keimanan seseorang dapat dilihat dari perilaku manusia, sebahai khalifah terhadap lingkungannya. Islam mempunyai konsep yang sangat detail terkait pemeliharaan dan kelestarian alam (lingkungan hidup).

Yang saya ingat, dalam Islam, manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk dan hamba Tuhan, sekaligus sebagai wakil (khalifah) Tuhan di muka bumi. Manusia mempunyai tugas untuk mengabdi, menghamba (beribadah) kepada Sang Pencipta (Al-Khalik). Tauhid merupakan sumber nilai sekaligus etika yang pertama dan utama dalam teologi pengelolaan lingkungan.

Allah berfirman yang artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al Baqarah: 30)

Allah berfirman yang artinya: Dan dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan Sesungguhnya dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al an’am 165)

Dalam konsep khilafah menyatakan bahwa manusia telah dipilih oleh Allah di muka bumi ini (khalifatullah fil’ardh). Sebagai wakil Allah, manusia wajib untuk bisa merepresentasikan dirinya sesuai dengan sifat-sifat Allah. Salah satu sifat Allah tentang alam adalah sebagai pemelihara atau penjaga alam (rabbul’alamin). Jadi sebagai wakil (khalifah) Allah di muka bumi, manusia harus aktif dan bertanggung jawab untuk menjaga bumi. Artinya, menjaga keberlangsungan fungsi bumi sebagai tempat kehidupan makhluk Allah termasuk manusia sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupannya.

Manusia mempunyai hak (diperbolehkan) untuk memanfaatkan apa yang ada di muka bumi (sumber daya alam) dengan tidak melampaui batas atau berlebihan. Dalam surat Al-An’am ayat 141-142 Allah berfirman yang artinya: “Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (Al an’am: 141)”

“Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. makanlah dari rezki yang Telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al an’am 142)

Binatang-binatang seperti Harimau Sumatera, tetumbuhan (seperti Bunga Bangkai), dan aneka kekayaan alam lainnya boleh dieksploitasi. Tetapi dalam taraf yang tidak melampaui batas. Sehingga eksploitasi yang dilakukan tidak mengakibatkan langka dan punahnya spisies-spisies tertentu. Pemanfaatannya tidak mengganggu keimbangan alam dan menimbulkan kerusakan alam.

Sebagai khalifah di muka bumi, manusia memiliki kewajiban melestarikan alam semesta dan lingkungan hidup dengan sebaik-baiknya. Agar hidup di dunia menjadi makmur sejahtera penuh keberkahan dan menjadi bekal di hari akhir kelak. Hal ini secara langsung diungkapkan oleh Allah dalam salah satu firmanNya dalam surat Al a’raf ayat 56 yang kurang lebihnya berbunyi; “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (Tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Selain itu Allah juga berfirman dalam surat Ar ruum ayat 41 yang artinya; “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa kerusakan alam lingkungan pada akhirnya akan memberikan dampak buruk kepada diri manusia sendiri. Sebagai contoh, perilaku manusia yang merusak hutan berakibat pada bencana banjir yang merenggut nyawa dan melenyapkan harta benda manusia. Pemanasan global yang kini mengepung manusia juga akibat dari ulah manusia. Ketika bencana alam datang, manusia seharusnya menyadari kesalahannya dalam mengeksploitasi alam secara semena-mena.

Kesadaran manusia dalam perannya sebagai khalifah yang telah ditunjuk oleh Allah di muka bumi seyogyanya mulai bertindak arif dan bijaksana dalam mengelola kekayaan alam dan bumi sehingga terhindar dari kerusakan. Dan kelestarian bumi dan lingkungan hidup tetap terjaga.

Sumber: http://alamendah.wordpress.com/2009/08/25/manusia-khalifah-penjaga-kelestarian-alam/

Ulfan Rahmad (Liputan6.com): Duta Kebun Raya Ikang Fawzi Ciptakan Lagu Lingkungan Hidup



Ikang FawziRilis Lagu Kebun Raya Indonesia

Showbiz News Mon, 16 Aug 2010 13:25:00 WIB

Oleh: Ulfan Rahmad

Sumber: Liputan6.com
Penyanyi Ahmad Zulfikar Fawzi yang populer dengan nama Ikang Fawzi merilis lagu untuk Kebun Raya Indonesia. “Judul lagunya Kebun Rayaku, Taman Firdausku,” kata Ikang Fawzi dalam acara Inspirasi Anak Bangsa di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Ikang yang juga sebagai Duta Kebun Raya Indonesia sejak 25 Januari 2010 mengatakan, lagu tersebut sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk mempromosikan keberadaan kebun raya. Liriknya mengisahkan tentang pentingnya keberadaan kebun raya. “Insya Allah, rencananya single lagu tersebut akan diluncurkan setelah Lebaran nanti,” ujar Ikang.

Suami Marisa Haque itu akan menyanyikan lagu tersebut bersama grup band bentukannya yang dibuat khusus untuk Kebun Raya Indonesia. Grup band tersebut digawangi oleh Gilang Ramadhan dan Ekki Sukarno. “Hampir semua anggota bandnya adalah keluarga besar saya,” lanjut Ikang, seperti ditulis Antara.

Menurut Ikang, lagu-lagu yang diciptakan untuk kebun raya sangat unik. Sebab, mengisahkan tentang alam dan kebun raya. “Yang berbeda nantinya, masuk musik asli Indonesia, ada suara-suara alat musik dari berbagai daerah di Indoensia,” kata Ikang.(ULF)

Sumber: http://cybertainment.cbn.net.id/cbprtl/cybertainment/detail.aspx?x=Showbiz+News&y=cybertainment%7C0%7C0%7C2%7C10964

Kebun Raya Bertambah Tiga: Ikang Fawzi Duta Kebun Raya 2010


Senin, 25 Januari 2010


KEANEKARAGAMAN HAYATI

Selasa, 26 Januari 2010 03:40 WIB

Jakarta, Kompas - Kebun raya bermanfaat bagi upaya penyelamatan keanekaragaman hayati, pendidikan lingkungan, rekreasi, dan manfaat alam lainnya. Indonesia membutuhkan minimal 45 kebun raya. Saat ini ada 16 kebun raya yang sedang dibangun di 14 provinsi, 4 kebun raya yang sudah eksis, dan kini akan bertambah 3 lagi di Solok, Minahasa, dan Kendari.

”Pembangunan kebun raya di daerah tak hanya merepresentasikan kepentingan daerah atau nasional, tetapi juga kepentingan global,” kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Umar Anggara Djenie, Senin (25/1) di Kebun Raya Bogor.
Umar menyampaikan hal itu dalam acara penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba Pengayaan Desain Arsitektur Lanskap dan Arsitektur Master Plan untuk tiga kebun raya baru. Ketiganya, yaitu Kebun Raya Solok di Sumatera Barat, Kebun Raya Minahasa di Sulawesi Utara, dan Kebun Raya Kendari di Sulawesi Tenggara.

Dalam acara itu hadir Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak. Dalam sambutannya, ia mengemukakan, pentingnya kebun raya di setiap daerah untuk menjaga sumber air. Pada kesempatan itu dikukuhkan pula penyanyi rock Ikang Fawzi sebagai Duta Kebun Raya. ”Ikang Fawzi sejak lama menjadi sahabat kebun raya,” ujar Umar.

Di perbatasan
Saat ini dari 16 kebun raya yang sedang dibangun, antara lain Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan, Kebun Raya Liwa di Lampung, Kebun Raya Kuningan di Jabar, Kebun Raya Batu Raden di Jawa Tengah, Jambi, Kebun Raya Puca di Sulawesi Selatan, Kebun Raya Enrekang di Sulawesi Selatan, dan Kebun Raya Katingan di Kalimantan Tengah.
Kepala Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor Mustaid Siregar mengatakan, jumlah minimal 45 kebun raya diharapkan tercapai secepatnya. Tidak tertutup kemungkinan pengajuan lagi dari sejumlah daerah lainnya dengan pedoman makin bertambah banyak akan makin bagus.

”Penentuan lokasi kebun raya sebaiknya di perbatasan antara wilayah permukiman dengan kawasan konservasi hutan lindung,” kata Mustaid.
Mustaid mencontohkan, Kebun Raya Cibodas di antara kawasan permukiman dengan kawasan konservasi Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan berbatasan dengan kawasan konservasi Sungai Wain.

Kebun Raya Cibodas merupakan satu di antara empat kebun raya yang kini dikelola LIPI. Ketiga kebun raya lainnya meliputi Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Eka Karya Bedugul di Bali, dan Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Jawa Timur. ”Eksistensi kebun raya terbukti memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, misalnya menunjang keseimbangan alam ataupun kepentingan ekonomi lainnya,” kata Mustaid.

Mustaid mencontohkan Kebun Raya Cibodas dibangun pada 1852. Kebun Raya Bogor diresmikan tahun 1817. Keduanya kini masih tetap berlangsung dan terjaga dengan baik. (NAW)

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/26/03401287/kebun.raya.bertambah.tiga

Sabtu, 12 Maret 2011

Berdua Marissa Haque Ikang Fawzi Bikin Buku tentang Properti-tainment


MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Penyanyi rock Ikang Fawzi mengaku sedang menggarap buku Propertitainment yaitu tentang properti dan entertainment, sesuai dengan usaha yang sedang digelutinya sekarang. Buku ini digarapnya bersama dengan istrinya, Marissa Haque. "Dalam waktu dekat saya berencana meluncurkan buku tentang proses kreatif Mas Ikang dalam bermusik. Sebelumnya saya menulis buku berjudul Bahasa Kasih tentang pengajaran bahasa Inggris Bagi Tuna Rungu dan Aminah tentang anak-anak dan lingkungan hidup," ungkap Marissa yang juga pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten. Marissa datang ke Makassar sebagai Duta LP3I. Selama di Makassar, Marissa berpromosi tentang LP3I dan tuntutan zaman yang membutuhkan tenaga kerja yang andal. Menemani Marissa, Ikang juga mengunjungi Trans Studio Theme Park. Dalam kunjungannya ke Trans Studio, Ikang sempat malantunkan dua lagu yang berjudul It's My Life yang dipopulerkan Bon Jovy dan Munajat Cinta yang dipopulerkan The Rock. Ikang juga memiliki hubungan keluarga dengan Ishadi SK, salah satu pengelola Trans Corp.(*)

Penulis : Edi Sumardi
Editor : Amir Pallawarukka


Berdua Marissa Haque Ikang Fawzi Bikin Buku tentang Properti-tainment

Senin, 25 Januari 2010

Kebun Raya Bertambah Tiga: Ikang Fawzi Duta Kebun Raya 2010


KEANEKARAGAMAN HAYATI

Selasa, 26 Januari 2010 03:40 WIB

Jakarta, Kompas - Kebun raya bermanfaat bagi upaya penyelamatan keanekaragaman hayati, pendidikan lingkungan, rekreasi, dan manfaat alam lainnya. Indonesia membutuhkan minimal 45 kebun raya. Saat ini ada 16 kebun raya yang sedang dibangun di 14 provinsi, 4 kebun raya yang sudah eksis, dan kini akan bertambah 3 lagi di Solok, Minahasa, dan Kendari.

”Pembangunan kebun raya di daerah tak hanya merepresentasikan kepentingan daerah atau nasional, tetapi juga kepentingan global,” kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Umar Anggara Djenie, Senin (25/1) di Kebun Raya Bogor.

Umar menyampaikan hal itu dalam acara penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba Pengayaan Desain Arsitektur Lanskap dan Arsitektur Master Plan untuk tiga kebun raya baru. Ketiganya, yaitu Kebun Raya Solok di Sumatera Barat, Kebun Raya Minahasa di Sulawesi Utara, dan Kebun Raya Kendari di Sulawesi Tenggara.

Dalam acara itu hadir Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak. Dalam sambutannya, ia mengemukakan, pentingnya kebun raya di setiap daerah untuk menjaga sumber air. Pada kesempatan itu dikukuhkan pula penyanyi rock Ikang Fawzi sebagai Duta Kebun Raya. ”Ikang Fawzi sejak lama menjadi sahabat kebun raya,” ujar Umar Ketua LIPI.

Di perbatasan

Saat ini dari 16 kebun raya yang sedang dibangun, antara lain Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan, Kebun Raya Liwa di Lampung, Kebun Raya Kuningan di Jabar, Kebun Raya Batu Raden di Jawa Tengah, Jambi, Kebun Raya Puca di Sulawesi Selatan, Kebun Raya Enrekang di Sulawesi Selatan, dan Kebun Raya Katingan di Kalimantan Tengah.Kepala Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor Mustaid Siregar mengatakan, jumlah minimal 45 kebun raya diharapkan tercapai secepatnya. Tidak tertutup kemungkinan pengajuan lagi dari sejumlah daerah lainnya dengan pedoman makin bertambah banyak akan makin bagus.

”Penentuan lokasi kebun raya sebaiknya di perbatasan antara wilayah permukiman dengan kawasan konservasi hutan lindung,” kata Mustaid.Mustaid mencontohkan, Kebun Raya Cibodas di antara kawasan permukiman dengan kawasan konservasi Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan berbatasan dengan kawasan konservasi Sungai Wain.Kebun Raya Cibodas merupakan satu di antara empat kebun raya yang kini dikelola LIPI. Ketiga kebun raya lainnya meliputi Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Eka Karya Bedugul di Bali, dan Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Jawa Timur.

”Eksistensi kebun raya terbukti memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, misalnya menunjang keseimbangan alam ataupun kepentingan ekonomi lainnya,” kata Mustaid. Mustaid Siregar Ketua Kebun Raya Bogor mencontohkan Kebun Raya Cibodas dibangun pada 1852. Kebun Raya Bogor diresmikan tahun 1817. Keduanya kini masih tetap berlangsung dan terjaga dengan baik. (NAW)

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/26/03401287/kebun.raya.bertambah.tiga

ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque

ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque
ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque

Mengenai Saya

Foto saya
Saya seorang penyanyi Rock, Pengembang Perumahan, Alumni FISIP-UI, Jurusan Administrasi Niaga & Alumni Pasca Sarjana FEB-UGM, Jurusan Strategic Management

Duta Kebun Raya 2010

Duta Kebun Raya 2010
Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Ketua LIPI Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Marissa Haque, Ikang Fawzi, Remembering of Flora and Fauna, 2011

Marissa Haque, Ikang Fawzi,  Remembering of Flora and Fauna, 2011
Marissa Haque, Ikang Fawzi, Remembering of Flora and Fauna, 2011

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Inspirator Kedua Kebun raya Ikang Fawzi

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Inspirator Kedua Kebun raya Ikang Fawzi
H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Mertua Marissa Haque).jpg

H. Allen Haque Inspirator Kebun Raya Pertama Ikang Fawzi,

H. Allen Haque Inspirator Kebun Raya Pertama Ikang Fawzi,
H. Allen Haque Ayah Mertua Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Marissa Haque)

Ikang Fawzi & Marissa Haque

Ikang Fawzi & Marissa Haque
Kami Berdua Mencintai Kebun raya: Fawzi & Marissa Haque

Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro

Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro
Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque

Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque
Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque

Entri Populer