Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto

Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto
Ikang Fawzi Dilantik jadi Duta LIPI untuk Kebun Raya, Penyematan oleh Wakil Menteri PU Dr. Hermanto dan Dirut LIPI Prof Dr Umar anggoro Jenni

Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia

Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia
Sustainable Development Speech by Ikang Fawzi, the New AmbassadorS of LIPI for Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), 1982

Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), ILUNI (Alumni FISIP-UI dan FE-UI), 1982

Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque) dan Inovasi Karya

Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque) dan Inovasi Karya

Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro J, Ikang Fawzi

Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro J, Ikang Fawzi
Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia
Ikang Fawzi & Marissa Haque, Mencintai Kebun Raya Indonesia

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof.Dr. Lukman Hakim

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof.Dr. Lukman Hakim
Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim (Alumni FE UI) & drh. Yuli Hakim (Alumni IPB)
Tampilkan postingan dengan label lipi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lipi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2011

Rocker Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya


Rocker Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya

Oleh:inilah.com/dokumen

Selasa, 26 Januari 2010 | 02:20 WIB

INILAH.COM, Bogor - Penyanyi rock Indonesia era 1990-an Ikang Fauzi dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor, Senin (25/1).

"Saya orang yang sangat mencintai keluarga dan ingin masa depan anak dan cucu saya nanti hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula," ujar Ikang di Bogor, Senin (25/1).

Anugerah ini diberikan karena suami artis Marissa Haque ini menjadi sahabat Kebun Raya dan memiliki prinsip hidup yang sangat mencintai lingkungan.

Penyanyi yang menekuni bisnis properti itu menyatakan, sejak dini sudah mengajari anak-anaknya untuk menjaga keseimbangan alam dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan.


Peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam terlihat dari pola hidupnya di mana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada anak-anaknya.

"Kita berharap dengan dijadikannya Mas Ikang Fauzi sebagai duta Kebun Raya dapat mensosialisasikan dan mengembangkan Kebun Raya ke tengah masyarakat. Peran beliau sangat penting untuk keberadaan Kebun Raya agar tetap dikenal masyarakat luas," ujar Ketua LIPI Umar Anggara.

Sementara Ikang menyatakan tugasnya sebagai duta adalah mengajar masyarakat menjaga kelestarian alam, memperkenalkan kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat.

"Dengan alam yang seimbang kehidupan manusia akan berjalan selama puluhan tahun. Kita akan merencanakan program-program pengenalan bagaimana Kebun Raya dapat dikenal masyarkat luas," terangnya. [*/bar]

Sumber: http://www.inilah.com/read/detail/304972/rocker-ikang-fauzi-jadi-duta-kebun-raya

Senin, 04 April 2011

Ikang Fawzi: Lagu Untuk Kebun Raya Indonesia (dan LIPI)



Lama tak terdengar eksis di belantika musik tanah air, kini Ikang Fawzi tampil lagi dengan single terbarunya. Yang istimewa, penyanyi bernama asli Ahmad Zulfikar Fawzi itu bukan merilis lagu cinta, tapi lagu untuk Kebun Raya Indonesia.

Editor KapanLagi.com, Musik - Minggu, 15 Agustus 2010 13.10 WIB

Lama tak terdengar eksis di belantika musik tanah air, kini Ikang Fawzi tampil lagi dengan single terbarunya. Yang istimewa, penyanyi bernama asli Ahmad Zulfikar Fawzi itu bukan merilis lagu cinta, tapi lagu untuk Kebun Raya Indonesia.

"Judul lagunya, Kebun Rayaku, Taman Firdausku," kata Ikang Fawzi dalam acara Inspirasi Anak Bangsa di Cafe Dedaunan, Kebun Raya Bogor, Sabtu (14/8) malam.

Ia mengatakan, lagu tersebut sebagai salah satu upaya yang dilakukannya untuk mempromosikan keberadaan Kebun Raya. Ikang yang sebelumnya dinobatkan sebagai Duta Kebun Raya Indonesia sejak 25 Januari 2010 lalu menuturkan bahwa lagu tersebut diciptakan olehnya, diaransemen bersama dengan band yang digawanginya sendiri.

Lirik dari lagu tersebut, mengisahkan tentang pentingnya keberadaan Kebun Raya. "Insya Allah rencananya single lagu tersebut akan diluncurkan setelah Lebaran nanti," ujarnya.

Ikang menyebutkan, dirinya akan menyanyikan lagu tersebut bersama grup band bentukannya yang dibuat khusus untuk Kebun Raya Indonesia. Grup band tersebut digawangi oleh Gilang Ramadhan, Ekki Sukarno, dan Ikang Fawzi sendiri. "Hampir semua anggota bandnya adalah keluarga besar saya," katanya.

Menurut Ikang, keunikan dari lagu tersebut, selain dari liriknya yang mengisahkan tentang alam dan Kebun Raya, dari segi aliran musik yang dimainkan murni musik Indonesia. "Yang berbeda nantinya, masuk musik asli Indonesia, ada suara-suara alat musik dari berbagai daerah di Indonesia," kata Ikang.

Suami Marissa Haque ini terpilih sebagai Duta Kebun Raya Indonesia, karena kepeduliannya terhadap lingkungan cukup besar. Hal ini dilihat dari pola hidup Ikang di rumah yang menyukai menanam pohon.

Ia juga menambahkan, keberadaan Kebun Raya sangat penting, sebagai solusi nyata untuk penyelamatan bumi beserta tanaman dan airnya. Dan sebagai musisi yang dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya Indonesia, ia akan berjuang menjaga apa yang sudah didapat oleh pendahulu untuk diteruskan kepada generasi muda.

"Saya sangat bangga dengan kebun raya, yang saya rasa nyanyian alamnya seperti alunan orkestra yang sangat romantis," katanya. (ant/boo)

Sumber: http://id.omg.yahoo.com/news/ikang-fawzi-bikin-lagu-untuk-kebun-raya-indonesia-khjx-0000340232.html

"Taman Firdausku": Lagu Ikang Fawzi untuk Kebun Raya Indonesia


15 agustus 2010


Ikang Fawzi sebagai Duta Kebun Raya Indonesia rilis lagu Kebun Raya Indonesia

Sebagai Duta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fauzi merilis lagu untuk taman botani tersebut sebagai salah satu promosi pelestarian alam.

"Judul lagunya, Kebun Rayaku, Taman Firdausku," kata Ikang dalam acara Inspirasi Anak Bangsa di Cafe Dedaunan, Kebun Raya Bogor, Sabtu (14/8) malam.

Ikang, yang dinobatkan sebagai Duta Kebun Raya Indonesia sejak 25 Januari 2010, mengatakan bahwa lagu tersebut diciptakan olehnya, diarasemen bersama dengan band yang digawangi suami Marisa Haque tersebut.

Lirik dari lagu tersebut, mengisahkan tentang pentingnya keberadaan Kebun Raya.

"Insyallah rencananya single lagu tersebut akan diluncurkan setelah lebaran nanti," ujarnya.

Ikang menyebutkan, dirinya akan menyanyikan lagu tersebut bersama grup band bentukannya yang dibuat khusus untuk Kebun Raya Indonesia.

Grup band tersebut digawangin seluruh Gilang Ramadhan, Ekki Sukarno, dan Ikang Fauzi.

"Hampir semua anggota bandnya adalah keluarga besar saya," ucapnya.

Menurut Ikang, keunikan dari lagu tersebut, selain dari liriknya yang mengisahkan tentang alam dan Kebun Raya, dari segi bead atau aliran musik yang dimainkan murni musik Indonesia.

"Yang berbeda nantinya, masuk yang kita mainkan bead musik asli Indonesia, ada suara-suara alat musik dari berbagai daerah di Indoensia," kata Ikang.

Ikang terpilih sebagai Duta Kebun Raya Indonesia, karena kepeduliannya terhadap lingkungan cukup besar. Hal ini dilihat dari pola hidup Ikang dirumah yang menyukai menanam pohon.

Menurut Ikang keberadaan Kebun Raya sangat penting, sebagai solusi nyata untuk penyelamatan bumi beserta tanaman dan airnya.

Ikang mengatakan sebagai musisi yang dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya Indonesia, akan berjuang menjaga apa yang sudah di dapat oleh pendahulu untuk diteruskan kepada generasi muda.

"Saya sangat bangga dengan Kebun Raya, yang saya rasa nyayian alamnya seperti alunan orkestra yang sangat romantis," ucapnya menambahkan. (antaranews)

Sumber: http://www.infospesial.com/news/music/ikang-fauzi-rilis-kebun-raya-indonesia.htm

Manusia Penjaga Lingkungan Hidup & Sumber Daya Alam: dalam Ikang Fawzi & Marissa Haque


Manusia, Khalifah Penjaga Kelestarian Alam

Posted on 25 Agustus 2009 by alamendah

Dalam Islam, manusia mempunyai peranan penting dalam menjaga kelestarian alam (lingkungan hidup). Islam merupakan agama yang memandang lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keimanan seseorang terhadap Tuhannya, manifestasi dari keimanan seseorang dapat dilihat dari perilaku manusia, sebahai khalifah terhadap lingkungannya. Islam mempunyai konsep yang sangat detail terkait pemeliharaan dan kelestarian alam (lingkungan hidup).

Yang saya ingat, dalam Islam, manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk dan hamba Tuhan, sekaligus sebagai wakil (khalifah) Tuhan di muka bumi. Manusia mempunyai tugas untuk mengabdi, menghamba (beribadah) kepada Sang Pencipta (Al-Khalik). Tauhid merupakan sumber nilai sekaligus etika yang pertama dan utama dalam teologi pengelolaan lingkungan.

Allah berfirman yang artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al Baqarah: 30)

Allah berfirman yang artinya: Dan dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan Sesungguhnya dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al an’am 165)

Dalam konsep khilafah menyatakan bahwa manusia telah dipilih oleh Allah di muka bumi ini (khalifatullah fil’ardh). Sebagai wakil Allah, manusia wajib untuk bisa merepresentasikan dirinya sesuai dengan sifat-sifat Allah. Salah satu sifat Allah tentang alam adalah sebagai pemelihara atau penjaga alam (rabbul’alamin). Jadi sebagai wakil (khalifah) Allah di muka bumi, manusia harus aktif dan bertanggung jawab untuk menjaga bumi. Artinya, menjaga keberlangsungan fungsi bumi sebagai tempat kehidupan makhluk Allah termasuk manusia sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupannya.

Manusia mempunyai hak (diperbolehkan) untuk memanfaatkan apa yang ada di muka bumi (sumber daya alam) dengan tidak melampaui batas atau berlebihan. Dalam surat Al-An’am ayat 141-142 Allah berfirman yang artinya: “Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (Al an’am: 141)”

“Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. makanlah dari rezki yang Telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al an’am 142)

Binatang-binatang seperti Harimau Sumatera, tetumbuhan (seperti Bunga Bangkai), dan aneka kekayaan alam lainnya boleh dieksploitasi. Tetapi dalam taraf yang tidak melampaui batas. Sehingga eksploitasi yang dilakukan tidak mengakibatkan langka dan punahnya spisies-spisies tertentu. Pemanfaatannya tidak mengganggu keimbangan alam dan menimbulkan kerusakan alam.

Sebagai khalifah di muka bumi, manusia memiliki kewajiban melestarikan alam semesta dan lingkungan hidup dengan sebaik-baiknya. Agar hidup di dunia menjadi makmur sejahtera penuh keberkahan dan menjadi bekal di hari akhir kelak. Hal ini secara langsung diungkapkan oleh Allah dalam salah satu firmanNya dalam surat Al a’raf ayat 56 yang kurang lebihnya berbunyi; “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (Tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Selain itu Allah juga berfirman dalam surat Ar ruum ayat 41 yang artinya; “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa kerusakan alam lingkungan pada akhirnya akan memberikan dampak buruk kepada diri manusia sendiri. Sebagai contoh, perilaku manusia yang merusak hutan berakibat pada bencana banjir yang merenggut nyawa dan melenyapkan harta benda manusia. Pemanasan global yang kini mengepung manusia juga akibat dari ulah manusia. Ketika bencana alam datang, manusia seharusnya menyadari kesalahannya dalam mengeksploitasi alam secara semena-mena.

Kesadaran manusia dalam perannya sebagai khalifah yang telah ditunjuk oleh Allah di muka bumi seyogyanya mulai bertindak arif dan bijaksana dalam mengelola kekayaan alam dan bumi sehingga terhindar dari kerusakan. Dan kelestarian bumi dan lingkungan hidup tetap terjaga.

Sumber: http://alamendah.wordpress.com/2009/08/25/manusia-khalifah-penjaga-kelestarian-alam/

Dedikasi Ikang Fawzi untuk Lingkungan Kebun Raya Indonesiaa


Ikang Fawzi Rilis Lagu untuk Kebun Raya Indonesia

Posted on 19 Agustus 2010 by alamendah

Ikang Fauzi merilis sebuah lagu untuk Kebun Raya Indonesia. Penyanyi Ikang Fauzi yang bernama asli Ahmad Zulfikar Fawzi, akan merilis lagu dengan judul “Kebun Rayaku, Taman Firdausku”. Lagu ini merupakan salah satu upaya Ikang Fauzi untuk mempromosikan Kebun Raya di Indonesia. Rencananya single Kebun Raya, Taman Firdausku ini akan diluncurkan paska lebaran ini.

Ikang Fauzi yang suami dari Marisa Haque ini telah lama mempunyai kepedulian terhadap lingkungan hidup dan menjadi sahabat Kebun Raya. Lantaran itu, sejak 25 Januari 2010, Ikang Fauzi dinobatkan sebagai Duta Kebun Raya Indonesia.

Lagu Kebun Raya, Taman Firdausku bercerita tentang pentingnya keberadaan Kebun Raya sebagai solusi nyata untuk menyelamatkan bumi beserta tanaman dan air. Dengan lagu Kebun Raya, taman Firdausku ini diharapkan mampu mempromosikan keberadaan Kebun Raya pada masyarakat.

Lagu yang diciptakan oleh Ikang Fauzi ini diaransemeni bersama oleh anggota Band yang dibentuknya bersama Gilang Ramadhan dan Ekki Sukarno. Sebagai Duta Kebun Raya, Ikang Fauzi akan menyanyikan lagu tersebut bersama anggota bandnya yang beranggotakan Marisa Haque dan beberapa anggota keluarganya yang lain.

Menurut Ikang, lagu-lagu yang diciptakan untuk kebun raya sangat unik. Sebab, mengisahkan tentang alam dan kebun raya. “Yang berbeda nantinya, masuk musik asli Indonesia, ada suara-suara alat musik dari berbagai daerah di Indoensia,” kata Ikang.

Ikang mengatakan sebagai musisi yang dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya Indonesia, akan berjuang menjaga apa yang sudah di dapat oleh pendahulu untuk diteruskan kepada generasi muda. “Saya sangat bangga dengan Kebun Raya, yang saya rasa nyayian alamnya seperti alunan orkestra yang sangat romantis,” ucapnya sebagai diliris Alamendah’s Blog dari Antara.

Semoga lagu Kebun Raya, Taman Firdausku ciptaan sang Duta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fauzi, mampu memberikan kesadaran akan pentingnya Kebun Raya kepada kita semua. Termasuk kepada pemerintah yang tidak kunjung berhasil merealialisasikan target penambahan jumlah Kebun Raya dari 4 lokasi yang ada sekarang menjadi minimal 27 Kebun Raya.

Referensi: ikangfawzi.blogdetik.com; www.antaranews.com;

Ulfan Rahmad (Liputan6.com): Duta Kebun Raya Ikang Fawzi Ciptakan Lagu Lingkungan Hidup



Ikang FawziRilis Lagu Kebun Raya Indonesia

Showbiz News Mon, 16 Aug 2010 13:25:00 WIB

Oleh: Ulfan Rahmad

Sumber: Liputan6.com
Penyanyi Ahmad Zulfikar Fawzi yang populer dengan nama Ikang Fawzi merilis lagu untuk Kebun Raya Indonesia. “Judul lagunya Kebun Rayaku, Taman Firdausku,” kata Ikang Fawzi dalam acara Inspirasi Anak Bangsa di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Ikang yang juga sebagai Duta Kebun Raya Indonesia sejak 25 Januari 2010 mengatakan, lagu tersebut sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk mempromosikan keberadaan kebun raya. Liriknya mengisahkan tentang pentingnya keberadaan kebun raya. “Insya Allah, rencananya single lagu tersebut akan diluncurkan setelah Lebaran nanti,” ujar Ikang.

Suami Marisa Haque itu akan menyanyikan lagu tersebut bersama grup band bentukannya yang dibuat khusus untuk Kebun Raya Indonesia. Grup band tersebut digawangi oleh Gilang Ramadhan dan Ekki Sukarno. “Hampir semua anggota bandnya adalah keluarga besar saya,” lanjut Ikang, seperti ditulis Antara.

Menurut Ikang, lagu-lagu yang diciptakan untuk kebun raya sangat unik. Sebab, mengisahkan tentang alam dan kebun raya. “Yang berbeda nantinya, masuk musik asli Indonesia, ada suara-suara alat musik dari berbagai daerah di Indoensia,” kata Ikang.(ULF)

Sumber: http://cybertainment.cbn.net.id/cbprtl/cybertainment/detail.aspx?x=Showbiz+News&y=cybertainment%7C0%7C0%7C2%7C10964

Ayatullah Humaeni (Viva News): Tugas Baru Duta Kebun Raya-LIPI Ikang Fawzi


Senin, 25 Januari 2010, 18:15 WIB


Ikang Fawzi (VivaNews/A. Rizaluddin)

VIVAnews – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan rocker Indonesia era 90-an Ikang Fawzi sebagai duta Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Ikang dianggap sebagai orang yang mencintai lingkungan.

Hal itulah yang membuat suami Marissa Haque itu terpilih untuk menjadi duta kebun raya tersebut. Tak hanya itu, peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam, terlihat dari pola hidupnya. Di mana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada keduanya anaknya.

"Saya orang yang sangat mencintai keluarga. Saya ingin masa depan anak dan cucu saya kelak dapat hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula. Sejak dini saya mengajarkan kepada anak-anak saya untuk menjaga keseimbangan alam dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan," kata Ikang saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Senin 25 Januari 2010.

Kepala LIPI, Umar Anggara memberikan dukungan atas tugas baru yang kini dijabat oleh Ikang Fawzi tersebut.

"Kita berharap dengan dijadikannya mas Ikang Fawzi sebagai duta kebun raya, dapat mensosialisasikan dan mengembangkan kebun raya ke tengah masyarakat. Peran beliau sangat penting untuk keberadaan kebun raya agar tetap dikenal masyarakat luas," tandasnya.

Laporan: Ayatullah Humaeni/Bogor

• VIVAnews Sumber: http://showbiz.vivanews.com/news/read/124181-ikang_fawzi_jadi_duta_kebun_raya_bogor

Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya Bogor
Ikang Fawzi memiliki tugas baru.

Jumat, 25 Maret 2011

Tuilsan Marissa Haque Istri Ikang Fawzi: Keputusan Kebun Raya Tergantung Hukum Peguasa & Keberpihakan

Pengertian Negara dan 'Sistem' Hukum Kenegaraan di Indonesia

dr-sigid-dosen-sosiologi-hukum-marissa-haque-di-pasca-sarjana-fh-ugm-18-feb-2011
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.

Ada beberapa pengertian menurut para ahli :

1.Menurut Roger F. Soltau : Negara adalah suatu wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat

2.Menurut Georg Jellinek : Negara adalah suatu organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiri di suatu wilayah tertentu.

3.Menurut Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk Republik yang telah diakui oleh dunia Internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa. Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama.

Fungsi-Fungsi Negara :
1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

2. Melaksanakan ketertiban
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.

3. Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.

4. Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.

Wilayah Negara Republik Indonesia terdiri dari beberapa gugusan beribu pulau yang sangat strategis. Negara Republik Indonesia adalah suatu negara memiliki lebih dari 450 suku bangsa dan budaya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keluasan wilayah menujukkan bahwa Indonesia sebagai negara memiliki atas kekayaan alam dan kekayaan hayati dan keanekaragaman suku bangsa agama dan aliran kepercayaan, serta tradisi-tradisi yang menjadikan Indonesia sebagai negara multikultur.

Law is a command of the Lawgiver (hukum adalah perintah dari penguasa), dalam arti perintah dari mereka yang memiliki kekuasaan tertinggi atau yang memegang kedaulatan. Demikian John Austin, seperti dikutip oleh Prof Lili Rasyidi. Perdebatan mengenai hububngan hukum dan politik memiliki akar sejarah panjang dalam ilmu hukum. Bagi kalangan penganut aliran positivisme hukum seperti John Austin, hukum adalah tidak lain dari produk politik atau kekuasaan. Pada sisi lain, pandangan berbeda datang dari kalangan aliran sejarah dalam ilmu hukum, yang melihat hukum tidak dari dogmatika hukum dan undang-undang semata, akan tetapi dari kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat dan berpandangan bahwa hukum itu tergantung pada penerimaan umum dalam masyarakat dan setiap kelompok menciptakan hukum yang hidup.

Memperhatikan perkembangan sistem hukum Indonesia, adanya ciri-ciri yang spesifik dan menarik untuk dikaji. Sebelum pengaruh hukum dari penjajahan Belanda di Indonesia berlaku hukum adat dan hukum Islam yang berbeda-beda dari berbagai masyarakat adat di Indonesia dari setiap kerajaan dan etnik yang berbeda. Setelah masuk penjajah Belanda membawa hukumnya sendiri yang sebagian besarnya merupakan konkordansi dengan hukum yang berlaku di Belanda yaitu hukum tertulis dan perundang-undangan yang bercorak positivis. Walaupun demikian Belanda menganut politik hukum adat (adatrechtpolitiek), yaitu membiarkan hukum adat itu berlaku bagi golongan masyarakat Indonesia asli dan hukum Eropa berlaku bagi kalangan golongan Eropa yang bertempat tinggal di Indonesia (Hindia Belanda). Dengan demikian pada masa Hindia Belanda berlaku pluralisme hukum. Perkembangan hukum di Indonesia menunjukkan kuatnya pengaruh hukum kolonial dan meninggalkan hukum adat.

Karena itu, dalam melihat persoalan hukum di Indonesia harus dipandang dari kenyataan sejarah dan perkembangan hukum Indonesia itu. Pada saat sekarang ini terdapat perbedaan cara pandang terhadap hukum diantara kelompok masyarakat Indonesia. Berbagai ketidakpuasan atas penegakkan hukum dan penanganan berbagai persoalan hukum bersumber dari cara pandang yang tidak sama tentang apa yang dimaksud hukum dan apa yang menjadi sumber hukum. Permasalahan ini dari sudut pandang teori positivis yang berkembang dalam ilmu hukum dengan harapan akan mendapatkan gambaran tentang akar persoalan pembangunan sistem hukum Indonesia pada masa mendatang.

Senin, 21 Februari 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Menghijaukan Kembali Lereng Merapi Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM

Marissa Haque & Ikang Fawzi Menanam Pohon Jati di Lereng Gunung Merapi, Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM, DPRD Yogyakarta & Dinas Kehutanan Jateng

Laporan reporter Tribun Jogja Hari Susmayanti

18-feb-20113, TRIBUNJ OGJA.COM, SLEMAN - Ikang Fa uzi dan Marissa Haque mengajak seluruh rakyat Indonesia, ikut menghijaukan lereng Merapi. Ajakan itu disampaikan usai Ikang menanam pohon jati da n Marissa menanam pohon Trembesi, pada acara penanaman seribu pohon di Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jumat(18/2/2011).

Pasangan suami istri itu mengharapkan, hutan yang hancur akibat letusan Merapi cepat tumbuh subur sehingga kawasan itu pulih seperti sedia kala. "Mari bangun kembali hutan kita yang sudah hancur agar hijau dan bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya sehabis menanam pohon di acara yang d igelar Fakultas Hukum UGM itu.

Pada acara bakti sosial ini Ikang dan Marissa menanam pohon jati dan trembesi di lahan hutan rakyat. Pihak Fakultas Hukum UGM memberi bantuan sebanyak 1000 bibit pohon kepada masayarakat di sisi selatan Merapi.

Menurut Camat Pakem, Budiharjo, kerusakan hutan di wilayah Pakem mencapai sekitar 60 hektare terdiri dari hutan rakyat seluas 10 hektare dan kawasan hutan taman nasional Merapi seluas 50 hektare. "Bantuan dari UGM ini akan ditanam di hutan rakyat agar nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar," katanya. (*)

Editor : syafik

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2011/02/18/marissa-tanam-pohon-trembesi-di-merapi

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Menghijaukan Kembali Lereng Merapi Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM

Kamis, 16 Desember 2010

REUNI dengan Bidang Keilmuan Ikang Fawzi Lulus dengan Nilai "A" dari UGM: Marissa Haque


Ikang Fawzi Lulus MBA dengan Nilai A dari UGM Fakultas Ekonomi-Bisnis

Kabar Gembira!

Leadership Ikang Fawzi suamiku alhamdulillah semakin terbukti didalam keluarga kami. Kemarin pada tanggal 13 desember 2010, dengan dua orang penguji inti dari FEB-UGM bernama: (1) Ertambang, PhD; dan (2) Bambang Riyanto, PhD, suamiku Ikang Fawzi berhasil lulus dengan cemerlang dan mengantongi nilai akhir ujian thesisnya A (bulat)!

Subhanallah… sebuah perjuangan yang tidak main-main, dan menjadi contoh positif bagi kita semua di Indonesia. Bahwa seorang penyanyi rock-pun mampu menunjukkan kelas intelektualitasnya secara kaffah dan mumpuni. Contoh yang sangat baik bagi istri dan kedua putrinya,…insya Allah demikian adanya.

Berikut saya lampirkan sebuah sms untuk dijadikan fwd–dari salah seorang teman karib di UGM, Yogyakarta-Jakarta:

Selamat untuk Mas Ikang Fawzi atas keberhasilannya mendapatkan MBA dengan nilai kelulusan A dari Fakultas Ekonomi-Bisnis UGM (Universitas Gajahmada), Yogyakarta kemarin 13 Desember 2010. Anda adalah penyanyi rock Indonesia pertama yang menjadi MBA dari salah satu universitas terbaik di Indonesia. Kapan S3 nya dimulai? semoga secepatnya ya?

Sumber: http://marissahaque-sdalh.blogdetik.com/

Rabu, 27 Januari 2010

Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya Bogor

Home » Klip Gosip » Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya Bogor

Marissa Haque & Ikang Fawzi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan rocker Indonesia era 90-an Ikang Fawzi sebagai duta Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Ikang dianggap sebagai orang yang mencintai lingkungan.

Hal itulah yang membuat suami Marissa Haque itu terpilih untuk menjadi duta kebun raya tersebut. Tak hanya itu, peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam, terlihat dari pola hidupnya. Di mana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada keduanya anaknya.

"Saya orang yang sangat mencintai keluarga. Saya ingin masa depan anak dan cucu saya kelak dapat hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula. Sejak dini saya mengajarkan kepada anak-anak saya untuk menjaga keseimbangan alam dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan," kata Ikang saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Senin (25/1).

Sumber: http://gosiponline.info/ikang-fawzi-jadi-duta-kebun-raya-bogor.html

Senin, 25 Januari 2010

Kebun Raya Bertambah Tiga: Ikang Fawzi Duta Kebun Raya 2010


KEANEKARAGAMAN HAYATI

Selasa, 26 Januari 2010 03:40 WIB

Jakarta, Kompas - Kebun raya bermanfaat bagi upaya penyelamatan keanekaragaman hayati, pendidikan lingkungan, rekreasi, dan manfaat alam lainnya. Indonesia membutuhkan minimal 45 kebun raya. Saat ini ada 16 kebun raya yang sedang dibangun di 14 provinsi, 4 kebun raya yang sudah eksis, dan kini akan bertambah 3 lagi di Solok, Minahasa, dan Kendari.

”Pembangunan kebun raya di daerah tak hanya merepresentasikan kepentingan daerah atau nasional, tetapi juga kepentingan global,” kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Umar Anggara Djenie, Senin (25/1) di Kebun Raya Bogor.

Umar menyampaikan hal itu dalam acara penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba Pengayaan Desain Arsitektur Lanskap dan Arsitektur Master Plan untuk tiga kebun raya baru. Ketiganya, yaitu Kebun Raya Solok di Sumatera Barat, Kebun Raya Minahasa di Sulawesi Utara, dan Kebun Raya Kendari di Sulawesi Tenggara.

Dalam acara itu hadir Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak. Dalam sambutannya, ia mengemukakan, pentingnya kebun raya di setiap daerah untuk menjaga sumber air. Pada kesempatan itu dikukuhkan pula penyanyi rock Ikang Fawzi sebagai Duta Kebun Raya. ”Ikang Fawzi sejak lama menjadi sahabat kebun raya,” ujar Umar Ketua LIPI.

Di perbatasan

Saat ini dari 16 kebun raya yang sedang dibangun, antara lain Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan, Kebun Raya Liwa di Lampung, Kebun Raya Kuningan di Jabar, Kebun Raya Batu Raden di Jawa Tengah, Jambi, Kebun Raya Puca di Sulawesi Selatan, Kebun Raya Enrekang di Sulawesi Selatan, dan Kebun Raya Katingan di Kalimantan Tengah.Kepala Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor Mustaid Siregar mengatakan, jumlah minimal 45 kebun raya diharapkan tercapai secepatnya. Tidak tertutup kemungkinan pengajuan lagi dari sejumlah daerah lainnya dengan pedoman makin bertambah banyak akan makin bagus.

”Penentuan lokasi kebun raya sebaiknya di perbatasan antara wilayah permukiman dengan kawasan konservasi hutan lindung,” kata Mustaid.Mustaid mencontohkan, Kebun Raya Cibodas di antara kawasan permukiman dengan kawasan konservasi Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Kebun Raya Sungai Wain di Balikpapan berbatasan dengan kawasan konservasi Sungai Wain.Kebun Raya Cibodas merupakan satu di antara empat kebun raya yang kini dikelola LIPI. Ketiga kebun raya lainnya meliputi Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Eka Karya Bedugul di Bali, dan Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Jawa Timur.

”Eksistensi kebun raya terbukti memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, misalnya menunjang keseimbangan alam ataupun kepentingan ekonomi lainnya,” kata Mustaid. Mustaid Siregar Ketua Kebun Raya Bogor mencontohkan Kebun Raya Cibodas dibangun pada 1852. Kebun Raya Bogor diresmikan tahun 1817. Keduanya kini masih tetap berlangsung dan terjaga dengan baik. (NAW)

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/26/03401287/kebun.raya.bertambah.tiga

Duta Kebun Raya 2010: Ikang Fawzi

Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas/Biodiversity)

Prinsip kehidupan manusia hanya ada 3 (tiga), yaitu tidak bisa tidak ada:
(1) udara;
(2) air: dan
(3) makanan.

Nah, agar mampu bertahan hidup, manusia memerlukan mahluk hidup lain yang jumlahnya sangat banyak, mahluk yang jumlahnya sangat banyak ini dikenal sebagai keanekaragaman hayati/biodiversity/biodiversitas dimana jejaring kehidupan berada didalam siklus rantai makanan yang berkelanjutan.

Sementara siklus rantai makanan yang berkelanjutan hanya berada didalam hutan alam tropis/tropical rain forest/sabuk khatulistiwa. Indonesia berada didalam posisi istimewa ini, sebagai terbesar kedua setelah Brazilia yang memiliki hutan Amazon yang terkenal besar dan kaya akan biodiversitas. Namun, dikarenakan tingginya aktivitas ekonomi terkait dengan pendayagunaan SDALH (sumberdaya alam dan lingkungan hidup), hutan sebagai the mother of land (ibu bumi) semakin tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai paru-paru dunia. Indonesia sebagai terbesar kedua Bank Keanekaragaman Hayati Dunia, wajib melestarikan setiap jenis kekayaan alam kita didalam Kebun-kebun Raya yang insya Allah akan dibangun tersebar dibeberapa wilayah yang mewakili satuan biosphere-nya di Indonesia.

Kebun Raya Bogor adalah sebuah Kebun Raya tertua di Indonesia , dimana merupakan cikal-bakal percontohan Kebun-kebun Raya lainnya diseluruh tanah air. Sampai saat ini, Indonesia telah berhasil memiliki 4 (empat) buah Kebun Raya, yaitu: (1) Kebun Raya Bogor di Jabar; (2) Kebun Raya Bedugul di Bali; dan lain sebagainya.

Ungkapan terimakasih yang tak terhingga juga ditujukan kepada seluruh Departemen Teknis terkait, antara lain: (1) Departemen PU/Pekerjaan Umum; (2) Departemen Kehutanan; (3) Departemen Dalam Negeri; (4) Departemen Pendidikan Nasional; (5) Departemen Sosial; (6) Departemen Kelautan dan Perikanan serta Pulau-pulau Kecil; (7) Kementrian LH/Lingkungan Hidup; (8) Kementrian Koperasi dan UKM; (9) Kemenkokesra, dlsb.

Atas kepercayaan, koordinasi, kerjasama, dan keikhlasan seluruh stakeholders (seluruh pihak terkait) tanpa terkecuali, yang benar-benar percaya bahwa upaya mendukung keberlanjutan keanekaragaman hayati itu hari ini sangat penting untuk segera diwujudkan pelaksanaannya, saya Ahmad Zulfikar Fawzi (Ikang Fawzi) mengucapkan rasa hormat dan terimakasih yang tiada tara. Karena kita hidup dibumi yang sama, sehingga masa depan bumi adalah masa depan kita bersama—our common future.

Selamatkan bumi dengan tangan kita!
Ayunkan langkah kanan kita semua, menuju upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang berkelanjutan melalui Kebun Raya diseluruh Indonesia.

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/01/26/249/1/Ikang-Fauzi-Dinobatkan-Sebagai-Duta-Kebun-Raya

Ikang Fawzi Jadi Duta Kebun Raya: LIPI

Senin, 25 Januari 2010

20:33 WIB Warta Bumi

Konservasi/Pelestarian

Bogor (ANTARA News) - Penyanyi rock Indonesia era 1990-an Ikang Fauzi dinobatkan menjadi Duta Kebun Raya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor, Senin.

"Saya orang yang sangat mencintai keluarga dan ingin masa depan anak dan cucu saya nanti hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula," ujar Ikang di Bogor, Senin.

Anugerah ini diberikan karena suami artis Marissa Haque ini menjadi sahabat Kebun Raya dan memiliki prinsip hidup yang sangat mencintai lingkungan.

Penyanyi yang menekuni bisnis properti itu menyatakan, sejak dini sudah mengajari anak-anaknya untuk menjaga keseimbangan alam dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan.

Peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam terlihat dari pola hidupnya di mana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada anak-anaknya.

"Kita berharap dengan dijadikannya Mas Ikang Fawzi sebagai duta Kebun Raya dapat mensosialisasikan dan mengembangkan Kebun Raya ke tengah masyarakat. Peran beliau sangat penting untuk keberadaan Kebun Raya agar tetap dikenal masyarakat luas," ujar Ketua LIPI Umar Anggara.

Sementara Ikang menyatakan tugasnya sebagai duta adalah mengajar masyarakat menjaga kelestarian alam, memperkenalkan kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat.

"Dengan alam yang seimbang kehidupan manusia akan berjalan selama puluhan tahun. Kita akan merencanakan program-program pengenalan bagaimana Kebun Raya dapat dikenal masyarkat luas," terangnya.(*)

Sumber: http://www.antara.co.id/berita/1264426388/ikang-fauzi-jadi-duta-kebun-raya

ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque

ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque
ikang fawzi's thought, out of the box, husband of marissa haque

Mengenai Saya

Foto saya
Saya seorang penyanyi Rock, Pengembang Perumahan, Alumni FISIP-UI, Jurusan Administrasi Niaga & Alumni Pasca Sarjana FEB-UGM, Jurusan Strategic Management

Duta Kebun Raya 2010

Duta Kebun Raya 2010
Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Ketua LIPI Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Marissa Haque, Ikang Fawzi, Remembering of Flora and Fauna, 2011

Marissa Haque, Ikang Fawzi,  Remembering of Flora and Fauna, 2011
Marissa Haque, Ikang Fawzi, Remembering of Flora and Fauna, 2011

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Inspirator Kedua Kebun raya Ikang Fawzi

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Inspirator Kedua Kebun raya Ikang Fawzi
H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Mertua Marissa Haque).jpg

H. Allen Haque Inspirator Kebun Raya Pertama Ikang Fawzi,

H. Allen Haque Inspirator Kebun Raya Pertama Ikang Fawzi,
H. Allen Haque Ayah Mertua Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Marissa Haque)

Ikang Fawzi & Marissa Haque

Ikang Fawzi & Marissa Haque
Kami Berdua Mencintai Kebun raya: Fawzi & Marissa Haque

Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro

Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro
Nephentes, Pelantikan Ikang Fawzi Menjadi DUTA LIPI untuk Kebun Raya, Prof. Dr. Umar Anggoro Jenni, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Wakil Mentri PU Dr. Hermanto

Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque

Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque
Cinta Kebun Raya Indonesia, Ikang Fawzi & Marissa Haque

Entri Populer